Blibli.com Fashion Fusion di Jakarta Fashion Week 2018

Pada 24 Oktober 2017 Blibli.com, salah satu e-commerce terbesar di Indonesia membidani Fashion Fusion, sebuah peragaan 4 kolaborasi ternama dari Pop.U by Populo Batik, Hunting Fields, Danjyo Hiyoji dan Papercut Fashion, yang merepresentasikan keberagaman pilihan fashion di Blibli.com.

Bermacam koleksi pakaian siap pakai atau biasa disebut ready to wear dengan gairah “Fashion Fusion” menjadi persembahan dari mal online Blibli.com untuk inspirasi tren gaya busana 2018. Di atas panggung JFW 2018 itu Blibli.com menerjemahkan makna “fusion” ke dalam empat garis rancangan yang menunjukkan kekuatan gaya, detail dan corak busana yang berbeda-beda namun diyakini bakal menjadi pilihan gaya busana yang menonjol sepanjang tahun depan.

Danjyo Hiyoji, line label yang dibidani oleh duo desainer muda Dana Maulana dan Liza Masitha menghadirkan koleksi “Arc” dalam pentas fashion tahunan itu. Banyak dipengaruhi oleh kultur Jepang, desain Danjyo Hiyoji untuk Blibli.com Fashion Fusion terlihat kuat pada detail aksen pita origami dengan potongan sederhana pada setiap piece-nya dengan tetap konsisten mempertahankan garis rancangan edgy feminin look khas label ini.

Sedangkan Pop.U by Populo Batik dalam show meriah itu menghadirkan konsep Rooted Transformation yang mentransformasikan batik Jawa tradisional menjadi batik modern dan diterjemahkan ke dalam desain atasan, bawahan, dan jaket.

Desainer ketiga yang ikut ambil bagian dalam show adalah Hunting Fields. Menghadirkan koleksi yang terinspirasi dari alam yang diterjemahkan ke dalam beragam desain seperti gelombang laut, kelopak bunga yang bermekaran, serta bentuk awan bulat hadir ke dalam anti thesis yang kaya sentuhan pleats, fabric juga cutting unik.

Last but not least ada Papercut Fashion yang menawarkan koleksi fesyen up-to-date dalam show berdurasi 30 menit itu. Tema yang dihadirkan adalah Touch of Retro, penggabungan dari beberapa style yang sesuai dengan tren saat ini dan berpadu detil flower print, suit cut, dan ruffle. Sejumlah koleksi ini tetap memperhatikan kebutuhan pelanggan fesyen Blibli.com yang ingin tampil chic sekaligus value-for-money.

Desey Muharlina Bungsu, Vice President (VP) Ladies Fashion, Health and Beauty Category Blibli.com, mengatakan bahwa Blibli.com memahami bahwa para pencinta fesyen adalah orang-orang yang peduli penampilan sekaligus mengikuti perkembangan fesyen. Karena fesyen itu sendiri merupakan salah satu cara untuk mengaktualisasi diri dalam gaya busana yang sesuai dengan karakter dan kepribadian mereka masing-masing.

Tercatat, JFW 2018 merupakan tahun kedua keikutsertaan Blibli.com di pekan mode tahunan terbesar di Indonesia itu. Sebelumnya, Blibli.com sempat hadir pada JFW 2017. “Jakarta Fashion Week merupakan wadah strategis untuk memberikan update mengenai tren fesyen yang akan dihadirkan di Blibli.com pada tahun 2018 mendatang,” tegas Desey.

“Realisasi inovasi seperti meluncurkan private label brand Papercut di awal tahun ini dan keikutsertaan dalam acara-acara fesyen seperti JFW juga telah membuahkan hasil positif dan respons yang luar biasa dari customer kami.  Tak menutup kemungkinan kami akan terus aktif dalam mengikuti acara-acara serupa dan terus berinovasi dalam menghadirkan produk fesyen yang up-to-date,“ urai Gusti Ayu Fadjar, Senior VP of Marketing Blibli.com dalam suasana jumpa media sebelum pergelaran berlangsung.

Pada 2018 mendatang, Blibli.com akan terus memperkuat private label brand Papercut dengan variasi yang beragam serta menambah varian modest wear dan ethnic. Selain itu, di kategori produk fesyen wanita Blibli.com sepanjang 2018 juga akan menghadirkan koleksi desainer ternama secara regular.

Saat ini beragam produk yang tampil di ajang Blibli.com Fashion Fusion JFW 2018 seperti Hunting Fields, Danjyo Hiyoji, juga Pop.U by Populo Batik dan Papercut Fashion sudah bisa dibeli secara langsung dengan harga menarik di Blibli.com! (Wal)

Iklan

Sharing Session Sebelum IRSA 2017

Pada 25 Oktober lalu bertempat di Gedung Bappenas Jakarta, dilangsungkan sebuah diskusi antar instansi pemerintah juga perwakilan masyarakat tentang keselamatan pejalan saat berlalu lintas. Hasilnya pun cukup mencengangkan.

Berdasarkan data dari Kepolisian Republik Indonesia, fatalitas akibat kecelakaan lalu lintas pada tahun 2016 mencapai 25.869 jiwa, ini mengalami kenaikan dibandingkan tahun 2015 (24.336 jiwa) namun menurun cukup signifikan dibandingkan tahun 2014 (28.297 jiwa).

Jika diukur dari posisi baseline pada tahun 2010, kinerja keselamatan jalan hingga tahun 2016 berdasarkan tolak ukur tingkat fatalitas per 100.000 penduduk serta tingkat fatalitas per 10.000 kendaraan menunjukkan tren perbaikan, walaupun tingkat fatalitas tersebut cenderung stabil dan bahkan sedikit meningkat dalam dua tahun terakhir.

Selain itu, berdasarkan data Kementerian Kesehatan, perubahan beban penyakit kecelakaan lalu lintas dari tahun 1990 hingga tahun 2015 telah berubah dari peringkat 5 meningkat menjadi peringkat 2 setelah penyakit stroke. Data dan fakta tersebut menunjukkan bahwa Keselamatan Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ) harus tetap menjadi prioritas utama pemerintah dan mendapatkan dukungan penuh dari seluruh lapisan masyarakat.

Menariknya, salah satu faktor penyebab tingginya angka kecelakaan LLAJ adalah peningkatan pertumbuhan kendaraan pribadi terutama sepeda motor. Tingginya laju pertumbuhan kendaraan pribadi terutama di perkotaan seperti DKI Jakarta tidak dapat dicegah, kenaikannya dapat mencapai 12% per tahunnya.

Sedangkan jenis kendaraan pribadi yang mengalami kecelakaan lalu lintas pada tahun 2016, berdasarkan data Korlantas Polri, didominasi oleh kendaraan roda dua yang mencapai angka 72%. Jumlah sepeda motor yang mengalami kecelakaan lalu lintas pun mengalami peningkatan yang cukup signifikan pada rentang waktu 2010 – 2016 dimana jumlahnya meningkat lebih dari tiga kali lipat.

Hal ini dapat disebabkan oleh pertumbuhan jumlah kepemilikan sepeda motor di Indonesia yang sangat pesat dalam 10 tahun terakhir dan juga masih kurang optimalnya upaya peningkatan keselamatan lalu lintas yang ditujukan khusus pengendara sepeda motor.

Sayangnya, dampak dari kecelakaan LLAJ ini juga berpengaruh terhadap perekonomian nasional. Tingginya kerugian ekonomi akibat dari kecelakaan lalu lintas berkontribusi menurunkan angka PDB sebesar 2,9 – 3,1% atau setara dengan kerugian ekonomi sebesar Rp. 205 – 220 Triliun. Selain itu, kerugian materi yang dialami oleh korban kecelakaan pada tahun 2014 mencapai lebih dari 250 Milyar. Dari sisi kesejahteraan, 62% korban meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas mengalami penurunan kesejahteraan dan 20 % korban luka berat akibat kecelakaan lalu lintas mengalami penurunan kesejahteraan.

Data tren proporsi usia korban meninggal dunia pada periode 2010 – 2016 juga menunjukkan bahwa proporsi usia produktif (BPS:15-64 tahun) yang meninggal cenderung meningkat tiap tahunnya yaitu sekitar 80% dari total korban. Dilihat dari sisi ekonomi, hal ini memberikan dampak kerugian yang cukup tinggi baik secara makro pada sistem ekonomi nasional maupun secara mikro di level perekonomian keluarga. Dengan meninggalnya anggota keluarga pada usia produktif yang kemungkinan besar adalah tulang punggung keluarga dalam mencari nafkah maka keluarga tersebut menjadi lebih rentan terhadap kemiskinan.

Ada pun faktor-faktor penyebab kecelakaan LLAJ yang telah disebutkan di atas juga ditunjang dengan menurunnya minat masyarakat dalam menggunakan angkutan umum. Hal tersebut telah terjadi di sebagian besar kota dan kabupaten di Indonesia. Faktor penyebabnya adalah menurunnya tingkat pelayanan angkutan umum, di mana kualitas sarana dan prasarana angkutan umum terutama di tingkat kota dan kabupaten saat ini masih dibawah standar pelayanan minimum. Penurunan tingkat pelayanan dari angkutan umum ini menyebabkan rasa ketidaknyamanan dan tidak aman sehingga berpengaruh pada menurunnya jumlah penggunaan angkutan umum.

Selain itu, hal paling utama adalah fasilitas pejalan kaki yang juga belum mendapat perhatian khusus oleh pemerintah kota dan kabupaten. Pejalan kaki merupakan kelompok pengguna jalan yang rentan menjadi obyek kecelakaan. Tidak hanya menjadi korban kecelakaan, kasus kecelakaan pejalan kaki juga marak dipicu oleh perilaku pejalan kaki yang tidak tertib, seperti menyebrang jalan tidak pada jembatan penyeberangan jalan atau zebra cross.

pada akhirnya, kedua faktor tersebut di atas adalah topik Sharing Session Indonesia Road Safety Award (IRSA) 2017. Sharing Session IRSA merupakan forum diskusi antar pemerintah kota dan kabupaten yang menjadi finalis IRSA 2017 dengan instansi terkait jelang penentuan ajang penghargaan IRSA 2017.

Indra Baruna, Direktur Utama Adira Insurance mengungkapkan bahwa, “Sharing session ini merupakan bagian dari perjalanan penyelenggaraan IRSA sejak dua tahun lalu. Tentunya kami sangat antusias dapat menyediakan forum untuk mempertemukan pemerintah kota dan kabupaten finalis dengan instansi terkait sehingga hasil dari forum ini dapat dijadikan referensi untuk menerapkan sistem tata kelola keselamatan jalan yang baik di wilayahnya”, kata Indra.

Selama penyelenggaraannya, IRSA telah bekerja sama dengan 5 pilar keselamatan LLAJ, diantaranya Kementerian PPN/BAPPENAS, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Kementerian Perhubungan, Kepolisian dan Kementerian Kesehatan. Kolaborasi ini merupakan langkah positif sebagai bentuk sinergi berbagai pihak untuk bersama-sama mendorong pelaksanaan penerapan tata kelola keselamatan jalan yang baik di Indonesia.

Ajang IRSA itu sendiri merupakan wujud apresiasi kepada kota dan kabupaten terbaik dalam hal penerapan tata kelola keselamatan jalan. IRSA merupakan rangkaian dari program corporate social responsibility Adira Insurance yang bertajuk kampanye I Wanna Get Home Safely!

Di tahun 2017, tercatat sebanyak 120 kota dan kabupaten yang ikut serta dalam IRSA 2017. Dari 120 peserta, terpilih 23 kota dan kabupaten yang menjadi finalis IRSA 2017. 23 finalis dipilih berdasarkan data-data keselamatan jalan seperti jumlah penduduk, luas wilayah, jumlah kecelakaan, jumlah fatalitas kecelakaan, dan data pendukung lainnya melalui tahap shortlisting. Telah dilakukan tahap observasi lapangan dan survei kepuasan pengguna jalan terhadap 23 finalis IRSA 2017, yang bertujuan untuk mengeksplorasi dan mengukur kualitas penerapan tata kelola keselamatan jalan di 23 kota dan kabupaten tersebut. (Wal)ADIRA

 

Traveling Pakai Advan A8, Nggak Usah Bawa Kamera Digital Lagi!

Sekarang ini boleh dibilang susah-susah gampang kalau mau packing saat traveling. Mulai dari memikirkan mau bawa kamera yang mana. DSLR kah?, Mirrorless kah? atau pun jenis polaroid yang sedang tren. Ini belum termasuk barang bawaan lain yang udah bikin koper ‘bengkak’ sebelum berangkat. Meskipun ponsel berkamera bisa jadi pilihan yang cukup untuk dibawa saat jalan-jalan tapi “rasa aman” apakah hasil foto kita akan tajam, bagus, atau hal lain-nya yang tak terduga biasanya cukup “menghantui”.

Akhirnya pada pertengahan Okober lalu kegalauan saya terjawab dengan hadirnya ponsel kece dan keren dari Advan yang diberi nama Advan A8. Seperti ponsel lainnya yang hadir belakangan, yang bikin keren dari produk ini adalah kehadiran kamera ganda. Ini tentu jadi standar baru ponsel-ponsel yang bakal hadir ke depannya.

Menariknya, bentangan layar Advan A8 pun termasuk pas di genggaman tangan manusia yaitu sebesar 5,5 inci plus Full HD dan Face Unlock (X-Locker). Tapi yang bikin ternganga adalah fitur keamanan tingkat tingginya yang diberi nama Privacy Protector Phone alias Anti Theft. Meskipun keluaran asli Indonesia, kita bakal nyaman dan aman memakainya karena faktor pengaman itu tadi seperti fingerprint hingga memori RAM yang besar. Termasuk Apps Lock yang bisa ngumpetin foto, kontak, SMS, chatting hingga aplikasi dari tangan jahil yang suka kepo sama ponsel orang.

Dalam pesta peluncuran yang mewah dan meriah di Ciputra Artpreneur pada Kamis (12/10) Wonderoam sempat mencoba aneka fiturnya yang juara seperti kamera ganda utamanya yang punya resolusi ‘gila’ unytuk kelasnya, alias 13 MP dan 5 MP! Sedangkan kamera depannya juga bikin takjub, apalagi kalo suka selfie dalam keremangan cahaya karena diinjeksi dengan ketajaman 8 MP plus flash LED. Saat dicoba, efek foto yang ditampilkan juga di atas standar, kita bisa mengubahnya suka-suka. Mau bokeh? Bisa. Mau timelapse? Bisa banget. Belum videonya yang juga dapat disetting bebas sesuai kebutuhan.

Bagaimana dengan performa? Ponsel tipis ini rupanya punya prosesor octa-core 1.5 Ghz yang dikombinasi dengan RAM 4 GB. Sedangkan memori internalnya ada 32 GB. Cukuplah buat nampung foto dan video saat jalan-jalan. Sesuatu yang jadi hal utama saat traveling kini. Selain itu, Wonderoam juga dibikin kaget dengan baterainya yang berkapasitas 3.000 mAh plus colokan kekinian USB type C. Artinya saat traveling, kita nggak perlu lagi repot bawa powerbank yang kadang malah merepotkan.

Last but not least, ponsel ini juga punya fitur Selfie Intruder, yang bisa memotret selfie secara diam-diam saat ponsel kamu diakses tanpa ijin serta yang paling penting kalau ponsel ini jatuh ke tangan pencuri bisa juga dilacak dengan fitur Advan Secure yang jempolan. Termasuk menghapus data dari jauh. Ciamik!

Perayaan peluncuran yang berlangsung hingga jelang tengah malam dan menampilkan juga pemusik Teza Sumendra yang membawakan 3 repertoar termasuk pamungkas performer dari Andien yang baru saja meluncurkan album “Metamorfosa” bikin Wonderoam betah duduk lama-lama di acara launching Advan A8.

Tidak salah memang kalau ponsel yang mengusung tagline #IMSECURED #PrivacyProtectorPhone ini benar-benar jadi must have item untuk kamu semua yang memang mendambakan ponsel canggih tapi nggak terlalu mahal. Cukup dengan harga Rp 2,999, 000 kamu sudah bisa bawa ponsel ini ke dalam saku atau ransel kamu dan menghasilkan foto juga video liburan yang penuh kesan. (Wal)ADVAN 1ADVAN 2ADVAN 3ADVAN 4ADVAN 5IMG_2417 (1)

Kingsman: The Golden Circle; Dari Inggris ke Kentucky

Setelah kesuksesan Kingsman: The Secret Service pada 2014. Film yang mengambil setting di Inggris dan digarap oleh sutradara Matthew Vaughn akhirnya kembali menyapa para penonton setianya. Kali ini title yang diangkat adalah The Golden Circle.

Matthew Vaughn masih mengemas film ini dengan gaya ringan. Berbeda dengan gaya film spionase umumnya. Kali ini sang musuh adalah Poppy, yang diperankan dengan brilian oleh aktris cantik Julianne Moore. Aktris ini mengaku kalau ikut sertanya di film ini diajak oleh Colin Firth yang juga sahabatnya. Karakter Eggsy sendiri masih diperankan oleh Taron Eggerton.

Sekuel film ini juga masih memamerkan setelan necis dari para agen dan senjata-senjata canggih juga setting penuh keindahan. Contohnya markas Poppy di belantara Asia Tenggara dirancang seperti layaknya di kemegahan Los Vegas. Unik dan menggemaskan.

Setting yang dilakukan di pabrik miras terkenal di Kentucky- Amerika Serikat juga menambah seru jalinan cerita. Termasuk hadirnya para agen asli negeri Paman Sam yang gayanya seperti koboi. Secara keseluruhan, film dengan durasi lebih dari dua jam ini sangat menghibur dan classy. Khas film action tapi tetap berbumbu humor yang renyah. (Wal)

Kingsman 4Kingsman 3Kingsman 1Kingsman 2