Bali: Beats of Paradise, Karya Livi Zheng Yang Pulang Kampung

on

Setelah “berkelana” dari berbagai festival film kelas dunia, film dokumenter budaya karya Livi Zheng yang bertitel “Bali: Beats of Paradise” bisa mulai dinikmati publik mulai 22 Agustus 2019. Bertepatan dengan perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-74.  Livi Zheng, sineas muda Indonesia yang berkiprah di Hollywood tentu boleh berbangga hati dengan karyanya ini karena menuai pujian berbagai kalangan, mulai dari Wakil Presiden Republik Indonesia, Jusuf kalla hingga Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati.

Film yang mempromosikan destinasi wisata Nusantara ke mata dunia ini memang indah dan disajikan penuh dengan makna oleh Livi. Kisahnya tentang kehidupan seorang seniman gamelan yang diperankan oleh I Nyoman Wenten. Perjuangan Wenten yang sejak kecil penuh keterbatasan hingga mendunia menjadi plot utama dari film Livi yang ditayangkan pertama kali pada 16 November 2018 di Academy of Motion Picture Arts and Sciences, Samuel Goldwyn Theater, Beverly Hills.

Pada Jumat (20/7) bertempat di Gedung Sapta Pesona Jakarta, Livi pun diundang secara khusus oleh Kementerian Pariwisata Indonesia untuk mempromosikan film terbarunya bagi kalangan media. Hadir dalam kesempatan itu ada Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran II Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Nia Niscaya yang mewakili Menteri Pariwisata dan juga bintang utama film Bali: Beats of Paradise, tak lain I Nyoman Wenten.

“Film adalah media komunikasi yang halus. Dari perspektif pariwisata, film merupakan alat komunikasi untuk mempromosikan keindahan destinasi wisata kepada dunia. Seperti kita tahu, keindahan alam dan keberagaman budaya merupakan salah satu daya tarik pariwisata Indonesia,” kata Nia dalam kesempatan itu.

Lewat karya Livi itu, Bali pun akhirnya menjadi top of mind pelancong dunia untuk datang ke pulau yang berjuluk Dewata itu. Tak ayal, berkat karyanya itu, Livi pun diganjar penghargaan “Tourism Marketeers of The Year 2019”, yang diserahkan pada ajang WOW BRAND Festive Day 2019.

“Bali yang sudah banyak dikenal orang akan lebih banyak lagi dikenal. Inilah promosi yang bisa saya lakukan. Dengan memperkenalkan Bali, misi kita juga memperkenalkan daerah lain di sekitarnya. Upaya promosi inilah yang dijalankan oleh Kementerian Pariwisata sebagai salah satu strategi meningkatkan jumlah angka kunjungan wisman,” kata Livi dalam kesempatan itu.

Penayangannya di Indonesia juga diharapkan dapat mengikuti kesuksesan film tersebut seperti saay diputar di Amerika Serikat dan Korsel. “Saya berharap film ini dapat diterima di negeri sendiri. Salah satu bentuk respon positif dari film ini adalah jumlah penonton yang menyaksikan cuplikan film di youtube yang mencapai 1,1 juta”, tandas Livi. “Film ini menarik bagi masyarakat Amerika dan Korea karena mengangkat cerita tentang musik tradisional khas Bali. Kontennya dinilai unik,” sambung Livi Zheng.

Sementara itu, Nyoman Wenten yang memerankan tokoh utama di film Bali: Beats Of Paradise mengatakan bahwa dirinya bangga bisa memerankan tokoh yang memiliki latar belakang yang dekat dengan seni, sama seperti dirinya. Terlebih, dia berkesempatan memperlihatkan keindahan Pulau Bali berpadu dengan salah satu kebudayaan dalam sebuah film layar lebar. “Saya terharu dan bangga menyaksikan berbagai kesenian tradisional khas Indonesia. Bukan saja kesenian khas Bali tapi kesenian dari seluruh Indonesia,” lanjut Nyoman.

Nyoman juga menambahkan, dirinya berharap agar keunikan daerah lain juga dapat diangkat melalui film dan diperkenalkan lebih luas ke dunia. “Masih banyak keunikan lain yang akan menarik jika diabadikan melalui karya film. Tentunya hal ini bisa menjadi nilai tambah dan keunikan pariwisata Indonesia,” lanjut Nyoman.

Menurut jadwal, karya Livi Zheng ini sudah bisa dinikmati secara luas di bioskop-bioskop tanah air mulai 22 Agustus 2019. Selamat menonton dan mengapresiasi karya anak bangsa dalam balutan budaya Bali yang kental! (Wal/Foto: Dokumentasi Komblik Kemenpar). 

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s