Hustlers; Melihat Amerika Saat Resesi Ekonomi

Aktris Constance Wu dikenal sebagai salah satu aktris peran berdarah Asia yang cukup melejit setelah bermain dalam film fenomenal produksi Hollywood tahun 2018 lalu. Tak lain film itu adalah “Crazy Rich Asian” yang diadaptasi dari novel laris karya Kevin Kwan.

Setelah film itu sukses membawa nama Wu ke kancah perfilman dunia, dia pun didapuk untuk bermain kembali dalam berbagai film. Salah satunya yang bisa kita nikmati jelang akhir tahun ini adalah Hustlers. Film ini sendiri diangkat ke layar lebar berdasarkan kisah nyata yang pernah ditulis oleh Jessica Pressler di New York Magazine tahun 2015.

Ceritanya tentang kisah hidup seorang imigran keturunan China bernama Destiny (dimainkan oleh Constance Wu) dimana dia harus menjalani hidup yang penuh beban di kota besar seperti New York. Tinggal bersama dengan neneknya dengan beban ekonomi yang melonjak membuat Destiny harus putar otak untuk bertahan di kota yang dijuluki Big Apple ini.

Salah satu cara bertahan hidup di New York yang kudu dilakoni Destiny adalah dengan menjadi penari telanjang di sebuah klub malam. Sebuah profesi yang sekilas terlihat mudah namun ternyata tidak segampang itu. Persaingan antar penari telanjang bukan saja penuh kontroversi tapi juga ‘mematikan’.

Pertemuannya dengan seorang penari senior bernama Ramona (Diperankan oleh Jennifer Lopez) kian membuat eksistensi Destiny kian diperhitungkan. Berdua, mereka pun berkolaborasi untuk ‘memeras’ para perlente mabok di klub malam New York. Para perlente yang kebanyakan merupakan para pekerja di kawasan Wall Street ini memang terasa empuk untuk diperas Ramona dan Destiny.

Saat usaha mereka mulai memperlihatkan hasil dengan buruan yang kian beragam, perekrutan anggota lain pun dilakukan. Sampai akhirnya sebuah peristiwa memaksa mereka untuk bubar jalan demi faktor keamanan karena polisi mulai mengendus tindakan kriminal yang dilakukan oleh geng Ramona.

Hustlers yang dibungkus dengan durasi mencapai dua jam memang menjadi sebuah film yang seru dan memotret secara nyata bagaimana kehidupan di Amerika pada saat resesi ekonomi datang di medio 2008.

Perlu diingat juga bahwa film ini banyak menampilkan adegan-adegan khusus di atas 17 tahun. Beberapa adegan yang dianggap mengganggu telah disensor oleh Badan Sensor Film dengan teknik blur. Beberepa cameo juga turut tampil di film ini, salah satunya adalah penyanyi hip hop Usher. Secara keseluruhan, film arahan Lorene Scafaria ini mampu menghibur dengan tensi yang memikat. (Wal/ Foto: Annapurna Pictures)
HustlersHustlers 2HUSTLERSHustlers 4

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s