Ford v Ferrari; Di Balik Duel Legendaris

Dua raksasa otomotif dunia bertemu dalam sebuah duel legendaris di sirkuit Le Mans, Prancis pada tahun 1966. Peristiwa itu diangkat oleh sineas James Mangold dalam film terbarunya yang diberi judul cukup fantastis, Ford v Ferrari. Nyatanya, film ini memang menggambarkan secara kuat bagaimana perseteruan yang terjadi antara Enzo Ferrari sebagai pendiri Ferrari dengan Henry Ford II (dimainkan oleh Tracy Letts) yang tak lain adalah putra dari Henry Ford, pendiri Ford.

Pabrikan Ford yang sudah muncul jauh sebelum Perang Dunia II dan kemudian tumbuh pesat seusai perang karena sukses memenuhi kebutuhan keluarga Amerika akan kendaraan pribadi yang nyaman dan keren membuat Ford Motor Company pun harus menciptakan inovasi-inovasi di dunia otomotif.  Salah satunya, mengkreasikan mobil balap sebagai lompatan ke depan.

Henry Ford II sebagai CEO For Motor Company pun berusaha menggandeng Carroll Shelby (Matt Damon), orang yang paham seluk beluk dunia otomotif, demi ambisi agar Ford bisa berjaya di sirkuit Le Mans, Prancis. Sebuah perlombaan penuh gengsi yang diikuti oleh pabrikan otomotif dunia seperti Porsche juga Ferrari.

Peran Shelby sendiri tentu untuk mengatasi permasalahan Ford Motor Company yang tidak punya portofolio sama sekali di arena mobil balapan. “Kamu lihat pabrik Ford di sana? Tempat itu lah yang memproduksi kendaraan perang sehingga Amerika bisa memenangkan pertempuran di Perang Dunia II!”, kata Ford sambil berapi-api menunjukkan pada Shelby dari jendela ruang kantornya tentang ambisi perusahaan Ford menguasai jagat otomotif dunia di dekade 60-an. “Jadi, ayo kita buat Ford berjaya di Le Mans!”, katanya menggebu pada Shelby.

Shelby yang dekat dengan pebalap berdarah Inggris Ken Miles (dimainkan oleh Christian Bale) kemudian bahu membahu mewujudkan ambisi Ford untuk berjaya di Le Mans. Adegan demi adegan seputar balapan Le Mans yang berlangsung hingga 24 jam menjadi intisari film yang dibungkus hingga durasi dua jam lebih ini.

Mimpi Henry Ford II untuk menghajar Ferrari karena “dendam pribadi” perusahaan otomotifnya tidak mau dibeli oleh Ford Motor Company membuat Shelby, Ken, dan tim Ford pun harus bahu membahu mewujudkan ambisi itu. Seperti apa situasi sirkuit balapan Le mans Prancis pada dekade 60-an digambarkan dengan baik oleh sutradara James Mangold. Penasaran dengan putaran Dunlop yang ikonik di Le Mans? Film ini bisa memberikan referensi itu dengan baik. Pecinta balapan? Inilah salah satu film yang paling ditunggu tahun ini. (Wal/Foto: Twentieth Century Fox)

 

 

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s