Sandiaga Uno Jadi Pengunjung pertama Desa Nglanggeran Setelah Pandemi, Simbol Indonesia Bangkit


Dari Gunung Kidul Menteri Pariwsata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno menjadi pengunjung pertama di Desa Desa Wisata Nglanggeran, Kecamatan Patuk, Kabupaten Gunung Kidul, D.I Yogyakarta setelah tutup selama pandemi hampir lebih dari satu tahun. Desa Wisata ini memiliki wisata edukasi berbasis wisata alam, budaya dan edukasi dari kearifan Gunung Api Purba. Desa Wisata Nglanggeran juga pernah dinobatkan sebagai Desa Wisata Terbaik ASEAN tahun 2017 dengan konsep CBT (Community Based Tourism).

Mas Menteri demikian Sandiaga disapa bersama rombongan juga disambut oleh tarian reog khas Nglanggeran, Sandi juga menikmati tarian reog yang dibawakan oleh warga Desa Nglanggeran yang rata-rata berprofesi sebagai petani. Hanya di waktu senggang mereka ikut berkesenian dengan tampil di Desa Wisata. Sandi yang mengenakan blangkon menikmati tarian reog tersebut, bahkan diakhir tarian Mas Mentro turun untuk bersalaman dan mengucapkan terima kasih atas sambutannya. Sebagai apresiasi Sandi juga memberikan saweran kepada 15 orang penari tersebut.

Sandiaga Uno trekking di Desa Gunung Api Purba Nglanggeran saat kunjungan kerja di Gunung Kidul, Yogyakarta.

“Saya ucapkan terima kasih, dan saya juga mau bilang mohon bersabar karena sebentar lagi semua wisata akan dibuka. Sehingga ekonomi desa akan kembali normal,” katanya.

Usai itu, Mas Menteri yang memilki hobi olah raga diajak untuk treking ke Gunung Api Purba dengan menaiki 100 anak tangga dan melihat sejarah yang tersimpan didalamnya. Mas Menteri lalu turun dan menuju ke area Embung Nglanggeran menggunakan PaJeRo (Panas Njebo Njero) yang merupakan alat transportasi wisata khas Nglanggeran sama seperti kendaraan yang ada di film “Thilik, Ibu Tejo yang sempat viral tahun lalu”.

Sandi juga mengatakan, kalau Desa Wisata Nglanggeran ini juga menjadi perwakilan Indonesia dalam ajang Internasional Best Tourism Village yang digelar Organisasi Pariwisata Dunia PBB (UNWTO). Bahkan sebelum menjadi nominasi ajang UNWTO, Desa Wisata Nglanggeran telah meraih banyak penghargaan baik nasional maupun internasional, salah satunya ialah terpilih menjadi desa wisata berkelanjutan terbaik dalam ajang yang Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif bersama 12 desa wisata yang lain di Indonesia. “Saya meminta Prof Azriel selaku dewan Juri ADWI untuk membina dan mendukung Desa ini di UNWTO go internasional,” tukasnya.(Teks: FreddyWally/Foto:Dokumentasi Kemenparekraf)

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s