Ambulance; Berpetualang di Los Angeles Bersama Dua Pencuri dan Satu Perawat

Cerita tentang perampok bank yang berusaha lari dari kejaran polisi adalah premis utama dari film arahan Michael Bay kali ini. Hampir sama seperti “Pearl Harbour” atau “Armageddon” yang ditata bombastis dengan efek khas dari Bay, Ambulance pun menyajikan hal serupa. Sebuah tontonan penuh intens dan menegangkan. Meskipun ini adalah karya yang diadaptasi dari film asal Denmark, intensitas yang ditawarkan oleh Bay dan barisan pendukungnya membuat Ambulance terlihat menjanjikan sebagai hiburan dengan visual mengesankan.

(dari kiri) Jake Gyllenhaal, Yahya Abdul-Mateen II, sutradara Michael Bay dan Eiza González dalam set film aksi “Ambulance”.

Sejumlah aktor turut bermain dalam produksi Bay kali ini seperti Jake Gylenhaal (sebagai Danny), Yahya Abdul Mateen II (sebagai Will), dan Eiza Gonzales (sebagai Cam Thompson). Plot film dengan durasi mencapai 2 jam dan 16 menit ini adalah tentang perampokan bank yang sudah direncanakan secara matang dan harus jadi kacau karena satu peristiwa.

Gerombolan perampok bank yang jumlahnya cukup banyak akhirnya harus kocar-kacir melarikan diri pasca salah satu dari mereka diketahui menyandera polisi. Saling kejar-kejaran pada akhirnya mengerucut pada dua bandit Danny dan Will yang bisa “selamat” pasca membajak sebuah ambulans yang seharusnya menolong anggota polisi yang terluka karena ditembak tidak sengaja oleh Will.

Berhasil menyelamatkan diri dari kepungan aparat bukan lantas duo bandit Danny dan Will ikut bebas. Kejar-kejaran antara ambulans yang mereka pakai sebagai alat membajak menjadi sajian selama dua jam durasi film ini. Di Dalam ambulans juga ada Eiza Gonzales yang bermain sebagai Cam Thompson, seorang perawat yang harus merawat polisi yang terluka Zach (Jackson White) dengan luka tembak cukup serius dan perlu dioperasi secara cepat.

Aksi Danny dan Will yang ugal-ugalan dan ikut dibantu oleh para komplotan gangster Los Angeles menjadi aksi non-stop yang menarik dari Ambulance yang di dalam judulnya ada singkatan L.A, kependekan dari Los Angeles sebagai setting kisah. Los Angeles juga termasuk salah satu kota terbesar di pantai barat Amerika Serikat.

Secara keseluruhan, ini adalah film yang menyenangkan untuk ditonton. Di Indonesia, film ini dirilis pada 16 Maret 2022 berbarengan dengan Filipina dan Mesir atau lebih cepat tiga pekan dari jadwal rilis di Amerika Serikat. Untuk yang kangen dengan aksi-aksi bombastis dari visual ala Michael Bay, menonton Ambulance tentu akan mengembalikan lagi rasa itu. (Teks: FreddyWally/Foto: UIP).





Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s