Fantastic Beasts: The Secret of Dumbledore; Antara Dunia Sihir dan Keadaan Dunia Nyata di Awal 1930-an

Para penyihir kembali lagi beraksi dalam “Fantastic Beasts; The Secret of Dumbledore” yang edar pada pertengahan April 2022.

Dunia mengalami banyak peristiwa sejak awal abad ke-20. Salah satunya adalah kebangkitan fasisme Jerman di paruh ke-3 abad ke-20 yang kemudian melahirkan rezim NAZI. Dalam film terbaru dari dunia “Fantastic Beast”, situasi itu terlihat kentara lewat setting warna film dan situasi yang berlangsung. Dikisahkan dalam “The Secret of Dumbledore”, dunia pada awal era 1930-an dipenuhi tipu muslihat untuk menebarkan paham-paham fasisme, begitu juga dengan keadaan di dunia sihir.

Terinspirasi dari karya J.K.Rowling, dunia Fantastic Beast dan dunia Harry Potter adalah dua dunia yang sangat bertalian. Tujuh film dari saga Harry Potter sukses membius para penggemar maupun bukan penggemar. Kemunculan untuk pertama kalinya “Fantastic Beasts and Where To Find Them” di tahun 2016 kian mengukuhkan itu, sehingga sampai saat ini kita sudah disuguhi 3 film dari dunia Fantastic Beasts.

Di film terbaru dari dunia Fantastic Beasts, “The Secret of Dumbledore”, kerinduan para penggemar dunia sihir akan terobati setelah menunggu hampir 4 tahun lamanya dari kemunculan terakhir, “The Crimes of Grindelwald”. Pandemi memang kemudian membuat banyak film tidak dirilis sesuai jadwal. Begitu juga dengan dunia sihir di Fantastic Beasts yang dikisahkan sebagai prekuel dari dunia Harry Potter yang berlangsung pada awal abad ke-20.

Film yang masih dibintangi oleh Eddie Redmayne sebagai karakter Newt Scamander, seorang magizoologist yang bisa berkomunikasi dengan hewan dan juga pawang binatang ini, kita juga masih akan bertemu dengan karakter lucu dan unik seorang muggle, Jacob Kowalski (dimainkan oleh Dan Fogler). Sayangnya, Johnny Depp sebagai pemeran Grindelwald di dua film sebelumnya harus undur diri karena konflik dan digantikan Mads Mikkelsen.

Ceritanya tentang Gellert Grindelwald (Mads Mikkelsen) yang sedang mengikuti pemilihan Presiden Konfederasi Penyihir Internasional dan berusaha ingin menang di ajang bergengsi itu agar bisa memusnahkan para muggle (suatu kaum mixed antara penyihir dan manusia).

Pertarungan antara Dumbledore (dimainkan oleh Jude Law) dan Grindelwald (Mads Mikkelsen) menjadi intisari dari kisah film dengan durasi 2 jam 22 menit ini. Seperti judulnya, pada film kali ini kita akan banyak mendengarkan kisah dan rahasia dari kepala sekolah Hogwarts, tak lain adalah Albus Dumbledore (dimainkan oleh Jude Law).

Disutradarai oleh David Yates dengan naskah ditulis oleh Steve Kloves (yang juga penulis cerita skenario film-film Harry Potter sejak sepuluh tahun silam), film ini mulai bisa dinikmati oleh seluruh penggemar dari dunia sihir Harry Potter di Indonesia mulai tanggal 13 April 2022. Menariknya, film ini juga ditandai sebagai film dengan durasi terpanjang dari seri dunia Fantastic Beasts, jadi jangan lupa siapkan minum dan juga popcorn Anda ya! (Teks: Freddy Wally/Foto: Dokumentasi: Warner Bros Pictures).

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s