The Unbearable Weight of Massive Talent; Personifikasi Seorang Nicolas Cage

Nicolas Cage sebagai Nic Cage dalam The Unbearable Weight of Massive Talent. (Photo Credit: Katalin Vermes/Lionsgate)

Nicolas Cage termasuk salah satu keluarga sineas terkenal Coppola. Dia adalah keponakan dari sineas kenamaan Francis Ford Coppola serta bersepupu dengan si cantik Sofia Coppola. Di tengah-tengah karirnya yang gemilang di era 1990-an, Nicolas memakai nama panggung Cage di belakang namanya hingga kini. Alasannya jelas, Cage tidak ingin mendompleng nama besar Coppola dalam karirnya.

Cage termasuk salah satu aktor produktif era 1990-an hingga kini yang judul-judul filmnya didominasi oleh genre film aksi. Meskipun tidak semuanya box office, tapi sebagian besar filmnya diingat oleh orang, sebut saja Wild at Heart, Leaving Las Vegas, The Rock, Con Air, Kiss-Ass, hingga Gone in 60’s.

Pada tahun 1995, Cage pun menerima piala Oscar pertamanya sebagai Aktor Terbaik lewat “Leaving Las Vegas”. Kini, setelah berkarir selama hampir 40-an tahun, seorang Nicolas Cage dipersonifikasi lewat sebuah film drama bertitel cukup panjang, “The Unbearable Weight of Massive Talent”. Di dalam film ini, Cage berperan sebagai sosok Nick Cage.

Adegan dimulai saat Nick Cage (Nicolas Cage) berada dalam krisis kehidupan. Maka agennya, Richard Fink (Neil Patrick Harris) pun menawarinya sebuah pekerjaan untuk menemani penggemarnya yang kaya raya di Mallorca-Spanyol. Sang penggemar adalah Javi (Pedro Pascal) yang kelihatan sekali sangat ngefans sama Cage.

Tidak diketahui Cage, ternyata Javi dan keluarganya adalah gembong mafia terkenal yang bisa membunuh siapa saja yang menghalangi jalan mereka. Berbarengan dengan kedatangan Cage ke Mallorca, seorang gadis diculik karena berkait erat dengan sindikat mafia keluarga Javi yang ingin menguasai “dalamnya” pemerintahan Spanyol. Di sisi inilah Cage pun yang masih terkaget-kaget harus bertemu dengan agen CIA bernama Vivian (Tiffany Haddish) dan Ray (Ike Barintholz). Keduanya pun memberikan brief singkat bagaimana memata-matai Javi. Sebuah tugas berat untuk Cage yang seumur hidup belum pernah jadi spion, selain di filmnya.

Menariknya, Massive Talent adalah sebuah hiburan nostalgia untuk siapa pun yang menyukai film-film yang pernah dibintangi oleh Nicolas Cage sejak era 90-an. Selain muncul dalam dialog-dialog antara dirinya dengan Javi, beberapa memorabilia pun ikut terpajang dalam film ini.

Dikemas dengan durasi 106 menit, film arahan Tom Gormican ini adalah sebuah hiburan yang menarik untuk para penggemar Nicolas Cage pada akhir April ini. Digadang dengan skor tinggi. Seperti apa pesona Nicolas Cage akan membius Anda? Tonton sekarang juga di bioskop terdekat yuk! (Teks: FreddyWally/Foto: Lionsgate)

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s