15 Tahun Java Jazz Hadirkan Toto Sebagai Performer

Sejumlah lineup dan program dalam merayakan tahun ke-15 Jakarta International BNI Java Jazz Festival 2019 telah dibuka untuk umum pada pertengahan Januari lalu. Perayaan jazz tahunan ini akan diramaikan oleh berbagai artis mulai dari grup musik legendaris TOTO, artis pendatang baru Raveena, H.E.R. musisi yang pernah mendapatkan nomiasi Grammy Awards 2019, hingga super group yang berisikan Robert Glasper, Terrace Martin, Christian Scott aTunde Adjuah, Derrick Hodge, Taylor McFerrin, dan Justin Tyson yaitu R+R=NOW.

Dari grup musik asal Indonesia yang bakal jadi performer ada reuni yang telah ditunggu-tunggu yaitu Parkdrive sampai tentunya proyek kolaborasi dari Barry Likumahuwa Tribute to Roy Hargrove, Sony Music Project, Warner Music Project, dan Yamaha Music Project yang hanya dapat disaksikan di Jakarta International BNI Java Jazz Festival 2019. Tidak heran festival ini menjadi alasan mengapa dapat dibilang menjadi once in a lifetime experience dan sayang untuk dilewatkan.

Selain lineup dan program yang meriah, terdapat juga instalasi seni dan deretan aktivitas menarik lainnya di booth yang tersedia sehingga festival ini pun akhirnya menjadi sebuah kegiatan akhir pekan di mana pengunjung dapat berkumpul dengan keluarga dan teman-teman.

“Kami sangat berterima kasih kepada sponsor acara yang kembali mendukung serta sponsor sponsor yang baru pertama kali berpartisipasi pada cara ini karena atas dukungan merekalah maka penyelenggaraan edisi ke-15 ini bisa dipersiapkan. Acara ini juga tidak lepas dari  dukungan Kementerian Pariwisata dan Pemprov DKI. Bersama-sama denga para sponsor dan partner maka kami dapat kembali menyuguhkan deretan lineup yang digemari masyarakat, program festival yang unggul dan kami juga berharap semua yang telah kami persiapkan dapat menghibur pengunjung selama 3 hari pada 1, 2 dan 3 Maret 2019 mendatang. Khusus di tahun 2019 ini juga kami menggunakan tagline Music Unites Us All karena musik tidak mengenal latar belakang dan semua bisa bersama sama menikmati perayaan musik buatan anak Indonesia” ujar Dewi Gontha, Direktur Utama Java Festival Production dalam jumpa media pada pertengahan Januari lalu.

Dengan adanya benefit promo potongan harga dari BNI ini, BNI berharap dapat mengakomodir dan mempermudah nasabah BNI pecinta Jazz agar dapat menikmati musik jazz berkualitas dari artis nasional maupun mancanegara.” ujar Kiryanto, Corporate Secretary BNI

Dan seperti pada tahun-tahun sebelumnya, Java Festival Production juga menyelenggarakan rangkaian pra acara yang dapat dikunjungi tanpa dipungut biaya yaitu Java Jazz on the Move (JJOTM) di mana akan dimeriahkan oleh sejumlah artis yang juga akan tampil di Jakarta International BNI Java Jazz Festival 2019.

JJOTM akan diselenggarakan pada tanggal 12 Januari sampai dengan 27 Februari 2019 di berbagai tempat di sekitar Jadetabek. Selain menyaksikan pertunjukan, pengunjung JJOTM pun dapat membeli tiket Jakarta International BNI Java Jazz Festival dengan harga khusus serta tentunya paket merchandise acara yang hanya tersedia secara eksklusif di JJOTM. Selain itu, pengunjung juga dapat mengikuti kuis dan mendapatkan berbagai hadiah yang menarik, salah satunya tiket masuk ke acara BNI Java Jazz Festival 2019 dengan gratis. (Wal)

 

 

Iklan

Rayakan Ultah Ke-10, Emporium Mall Pluit Gelar Emporium Gorgeous 10

gorgeous 10 years anniversary celebration of emporium pluit mall - sab'tu (1)gorgeous 10 years anniversary celebration of emporium pluit mall - sab'tu (6)gorgeous 10 years anniversary celebration of emporium pluit mall - sab'tu (8)gorgeous 10 years anniversary celebration of emporium pluit mall - sab'tu (13)Pada 26 Januari lalu, Emporium Pluit Mall yang tahun ini merayakan ulang tahun ke-10 membuat pesta ulang tahun bertema Emporium Gorgeous 10. Pesta ini sekaligus dirangkai dengan semarak Tahun Baru Imlek memasuki Tahun Babi yang meriah dan akan berlangsung mulai 25 Januari hingga 17 Februari 2019.

Dalam sambutannya, Ellen Hidayat yang juga CEO Emporium Pluit Mall mengatakan bahwa memasuki usia ke-10, Emporium Pluit Mall ingin terus menjadi bagian dan memberi kontribusi positif bagi masyarakat Jakarta secara khusus dan kepada semua orang pada umumnya. Kami terus menggaungkan kekayaan yang dimiliki oleh Bangsa Indonesia yaitu keragaman budaya. Bahwa betapa indahnya jika perbedaan itu digunakan untuk bersinergi. Pasti akan menghasilkan hal-hal luar biasa. “Inilah yang kemudian dapat dilihat di panggung Emporium Gorgeous 10 yang kami gelar”, tandasnya.

Tahun ini, untuk keempat kalinya, Emporium Pluit Mall kembali mengadakan event Fashion Show Musical dengan menggandeng para Top Designer Indonesia. Tahun ini setidaknya ada total 35 Desainer Indonesia yang terlibat memamerkan karya rancangnya selama tiga hari berturut-turut pada tanggal 25, 26, dan 27 Januari 2019.

Mereka merupakan para desainer Indonesia yang namanya telah berkibar seperti Ivan Gunawan, Widhi Budimulia, Rudy Chandra, Rinaldy A. Yunardi, Danjo Hiyoji, Ai Syarif, Ariy Arka, Dana Duryatna, Erdan, Jeany Ang, Nita Seno Adji, Radot Marpaung, Theo Ridzky, Yulia Fandy, Yoyo Prasetyo, Irwansyah Mecs, LASALLE College Jakarta yang diwakili oleh Rashesa Sabrina – Yohanna Gabriella Mandhari by Temma Prasetio, hingga SPARKS FASHION ACADEMY yang diwakili oleh Amelia Eka Lestari – Ditya Metharani – Dwi Lestari Kartika – Eka Adrianie – Latiefa Bags by Putri Permana Simple Life by Ririn.

Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, kali ini Emporium Pluit Mall juga ikut menampilkan koleksi bridal dari Hengki Kawilarang dan Maya Ratih Couture. Serta tentunya lomba Modelling dari Djoekids yang dihadiri oleh deretan selebriti anak yaitu Izabelle Kiara, Jane Callista, dan Naya Slime.

Selain koleksi para desainer, panggung utama Emporium Pluit Mall juga akan dimeriahkan dengan koleksi busana dari SOGO DEPARTMENT STORE yang menampilkan koleksi dari Votum by Sebastian Gunawan, Caroline Kosasih, The Pink Label, Aidan Mattox, Adriana Papell, Meters Bonwe, Me & City, FCUK, Parang Kencana, Nail, Pierrox, Cappucio dan Wood. Terhitung, ada 150 model Indonesia di bawah arahan koreografer Wawan Soeharto yang akan membawakan ratusan koleksi para designer tersebut.

Tidak tanggung-tanggung, Emporium Pluit Mall juga ikut mengolaborasikan busana para desainer ini dengan para artis terkemuka Indonesia yang juga tampil dalam mini konser, di antaranya ada SHEILA MAJID pada tanggal 25 Januari 2019, AFGAN pada tanggal 26 Januari 2019, dan KAHITNA pada tanggal 27 Januari 2019. Untuk kedua kalinya, Emporium Pluit Mall juga mendapuk SOPHIA LATJUBA sebagai Face of Emporium Gorgeous 10.

Semua kemeriahan itu dikemas dalam sebuah pertunjukan Fashion, Musik, dan rampak tari yang dibawakan secara dinamis oleh puluhan penari Batavia Dancers. Acara yang digagas oleh Gelang Emas ini juga melibatkan pengisi dan pendukung acara dalam jumlah yang spektakuler yaitu mencapai ratusan orang.

Selain itu ada Pameran Foto METAMORPH by RIO MOTRET dan juga Fashion On The Stage Photo Competition berhadiah belasan juta rupiah dalam kemeriahan 10 Tahun Emporium Mall Pluit. Pameran foto ini sendiri rencananya akan berlangsung sampai tanggal 3 Februari 2019.

Selain pergelaran busana, Emporium Pluit Mall juga menyemarakkan suasana Imlek dengan berbagai pertunjukan menarik. Tahun ini Emporium secara khusus mendatangkan CHINESE ACROBATIC dari NING XIA, CHINA yang rencananya menampilkan pertunjukan Akrobatik Spektakuler seperti Roller Skate Balancing, Hand Power Pole Show, Acrobatic Gymnastic dan juga Face Changing.

Pertunjukan Akrobatik ini jadwalnya dimulai dari 29 Januari sampai 10 Februari 2019. Dan seperti biasa juga akan tampil Barongsai Juara Dunia dari Kong Ha Hong yang akan menampilkan Barongsai Tonggak akrobatik. Para pemain Barongsai dari Yayasan Kong Ha Hong adalah barisan pemain barongsai profesional dengan berbagai latar belakang suku dan agama. Dan dalam perbedaaan yang bersinergi itu, mereka berkali-kali menang Kejuaraan Dunia Barongsai bahkan mengalahkan Group Barongsai dari China. Atraksi Barongsai ini akan tampil di Emporium Pluit Mall mulai tanggal 2 Februari hingga 17 Februari 2019.

Selain itu Food Empire Emporium Pluit Mall juga secara resmi dibuka menjelang Tahun Baru Imlek ini. Desain terbuka yang menarik terasa hangat menyambut pengunjung, nuansa kayu yang mendominasi tapi tetap terlihat modern, bersih dan menawan membuat pengunjung betah berlama-lama di sini.

Saat ini Emporium Pluit Mall telah memiliki 286 tenant terkemuka, seperti SOGO Department Store, Transmart, Best Denki, Gramedia, Emporium XXI, Timezone, Ace Hardware, H&M, dan lain-lain. (Wal)

 

 

Final Indonesia Untuk Asia Pacific Predator League 2019 Sudah Dimulai!

de8b1bad-65e9-4a00-b33b-0c0eb3b8667cAsia Pacific Predator League 2019 merupakan salah satu turnamen esports terbesar yang diselenggarakan kedua kalinya tahun ini, melibatkan ribuan tim esports dari 16 negara di Asia Pasifik.

Pelaksanaan Asia Pacific Predator League 2019 juga semakin mengukuhkan posisi Acer sebagai PC brand yang memiliki komitmen kuat dalam membangun ekosistem esports di Indonesia.

Sehingga di tahun keduanya ini, dua games terpopuler, PUBG dan DOTA 2 pun dipertandingkan pada Asia Pacific Predator League 2019, dengan total prize pool yang menggiurkan yaitu sebesar USD 400,000 atau sekitar Rp 6 miliar.

Pada Jumat (25/1) babak Final Indonesia untuk Asia Pacific Predator League 2019 resmi dimulai. Bertempat di Atrium Mall Taman Anggrek Jakarta pada 25 – 27 Januari 2019, 16 tim PUBG dan 8 tim DOTA 2 terbaik di Indonesia yang telah lolos babak kualifikasi akan melanjutkan perjuangannya untuk memperebutkan gelar tim terbaik Indonesia. Masing-masing pemenang dari kedua game yang dipertandingkan pada tahap National Final ini, akan mewakili Indonesia di babak Final se-Asia Pasifik yang akan dilaksanakan di Bangkok, Thailand pada bulan Februari 2019 mendatang dengan total prize pool sebesar USD 400,000 atau Rp 6 miliar.

Penyelenggaraan Asia Pacific Predator League 2019 yang telah memasuki tahun kedua ini berlangsung lebih megah dan spektakuler. Event turnamen esports terbesar di awal tahun ini semakin memperkuat kiprah Acer untuk membangun ekosistem esports di Indonesia. Selain menciptakan produk-produk dengan teknologi tercanggih melalui lini gaming-nya yaitu Predator, dua tahun belakangan ini Acer juga menginisiasi Asia Pacific Predator League, turnamen gaming berskala internasional. Tahun ini, Asia Pacific Predator League 2019 diikuti oleh 16 negara, yakni Indonesia, Malaysia, Thailand, Vietnam, Taiwan, Filipina, Singapore, Hong Kong, Macau, India, Australia, Korea, Sri Lanka, Jepang, Myanmar, dan Mongolia.

“Asia Pacific Predator League 2019 merupakan bentuk pembuktian konsistensi kami dalam mendukung dan memajukan industri gaming. Di tahun kedua ini, Asia Pacific Predator League semakin agresif menjangkau talenta-talenta esports dari seluruh penjuru dengan mengadakan babak kualifikasi di 14 kota di Indonesia. Setelah kurang lebih selama 2 bulan mencari bakat gamers terbaik yang ada di Indonesia, saat ini sudah terpilih 16 tim PUBG dan 8 tim DOTA 2 terbaik yang siap berkompetisi untuk mewakili Indonesia di Final Round Asia Pacific Predator League 2019 yang akan diadakan di Bangkok, Thailand.” ujar Herbet Ang, Presiden Direktur Acer Indonesia.

“Mulai hari ini hingga tiga hari ke depan, kita akan menyaksikan adu kekuatan dan strategi para talenta esports terbaik tanah air.” tambahnya.

Tahap kualifikasi Asia Pacific Predator League 2019 yang didukung oleh Intel ini telah dimulai sejak November 2018 lalu di 16 iCafe yang tersebar di 14 kota di Indonesia. Tahap kualifikasi ini menyaring 8 tim DOTA 2 (Alter Ego, BOOM.ID, Rex Regum Qeon, PG.Barracx, EVOS, Aura, The Prime, HPG.Armored Project), dan juga 16 tim PUBG (BOOM.ID, Kocak Koplak, Astaga Gaming, Xgate, Royal Esport KRS, Aerowolf.TeamSeven, Aerowolf.TeamEight, Louvre Emporium, Alter Ego, Victim Reality, U2G, Ghost Alliance PIFF, Ghost Alliance Ayres, Rival, Pixel-Geim.M.I, Existency yang akan mengikuti pertandingan di babak National Final Indonesia. Tahun ini, Final Round Asia Pasifik akan diadakan di Bangkok, Thailand pada tanggal 15 – 17 Februari 2019.

Babak National Final Indonesia yang akan berlangsung selama tiga hari ke depan ini juga menghadirkan Predator Thronos, singgasana gaming paling mutakhir untuk gamers kelas sultan yang sudah hadir ke Indonesia sejak awal bulan Januari 2019 lalu. Pengunjung dapat merasakan langsung serunya pengalaman bermain games yang sangat imersif dan seperti nyata di atas Predator Thronos.

Acer mengundang gamers Indonesia untuk menjadi saksi terpilihnya dua tim terbaik Indonesia dalam pertandingan final yang didukung oleh CBN Fiber sebagai penyedia koneksi internet cepat hingga 1Gbps selama pertandingan dan streaming di Dens.TV. Pengunjung juga dapat berpartisipasi dalam rangkaian kegiatan seru yang disajikan selama tiga hari seperti Cosplay Competition, Lelang Produk Acer, Fighting Mini Games, dan Photo Contest berhadiah menarik.

Untuk informasi lebih lanjut tentang Asia Pacific Predator League 2019 ini bisa kunjungi https://www.acerid.com/predator-league. (Wal)

The Kid Who Would Be King; Legenda Inggris Yang Hidup Lagi di Masa Kini

Sutradara Joe Cornish yang sebelumnya pernah membesut Attack the Block (2011) kembali menyapa penggemarnya lewat sebuah film anak-anak berbalut kisah legenda. Ya, tak lain adalah The Kid Who Would be King. Di Indonesia film ini edar pada minggu ke-3 bulan Januari 2019. Seperti apa film yang kental bernuansa British ini mengocok perut penonton dengan jokes-nya?

Inggris punya mitologi tentang sosok Raja Arthur, yang konon sangat berkuasa pada abad pertengahan dan punya pasukan kuat nan setia. Para pendukung setianya ini juga kerap punya sebutan yang tidak kalah garang, Ksatria Meja Bundar. Artinya mereka setara dengan sang Raja dan akan membela kebenaran mati-matian.

Mengambil setting London pada masa kini, kisah petualangan ini dimulai saat Alexander Elliot yang diperankan oleh Ashbourne Serkis menemukan sebuah pedang terhunus di atas batu di antara puing pecahan bangunan pada suatu malam. Elliot sendiri adalah anak yang boleh dibilang sering menjadi bahan bullying teman-temannya di sekolah karena postur tubuhnya yang tambun dan pertemanannya dengan Bedder (dimainkan oleh Dean Chaumoo) yang tidak kalah culun. Keduanya kerap menjadi bahan olok-olok dari duo bengal, Lance (Tom Taylor) dan Kaye (Rhianna Doris).

Pedang yang kemudian diyakini sebagai warisan masa lalu dari Raja Arthur alias Pedang Excalibur akhirnya menjadi polemik sekaligus romansa tersendiri untuk Elliot dan Bedder. Fantasi tentang sosok Raja Arthur yang agung dan perkasa seketika menghiasi ruang-ruang mimpi mereka. Keduanya, lewat serangkaian kejadian, mulai merasa ditakdirkan untuk bertemu. Merasa adalah sepasang nan kompak, Raja dan Ksatria.

Sampai kemudian muncul sosok Merlin (dalam film ini versi mudanya diperankan oleh Angus Imrie dan versi gaeknya oleh aktor kawakan Patrick Stewart). Merlin sendiri dalam banyak literatur mistik kerap sering disebut sebagai penyihir baik hati yang juga membantu perjuangan Raja Arthur.

Seperti halnya film fantasi, tentu kehadiran villain menjadi bumbu yang menarik dalam film ini. Adalah Morgana, yang dalam kisah legenda diceritakan sebagai kakak tiri Raja Arthur, berniat untuk merebut Excalibur dari tangan anak-anak ingusan ini. Maka lewat segala cara, sang dewi kegelapan yang diperankan oleh Rebecca Ferguson ini pun berusaha menghancurkan misi sekaligus mental Elliot cs dalam perjalanan menuju ke pulau kelahiran Raja Arthur.

Secara keseluruhan film ini punya jalinan cerita yang kuat, epik, dan menawarkan keindahan fantasi sekaligus menegangkan bagi anak-anak. Morgana yang punya pasukan iblis juga tampil dengan make-up yang menawan. Sebuah tontonan menarik mengisi akhir pekan anak-anak di awal tahun 2019. Sayangnya, durasi film yang mencapai 2 jam lebih tentu terlalu panjang dan membosankan untuk sebuah tontonan dengan target pasar yang menyasar anak-anak ini

. (Wal)

 

How To Train Your Dragon The Hidden World; Akhir Kisah Sang Naga

Disutradarai sekaligus ditulis naskahnya oleh Dean DeBlois, ini merupakan kisah tentang Hiccup dan si naga hitam Toothless yang konon adalah seri terakhir dari franchise ‘How To Train Your Dragon’.

Tantangan Hiccup yang kini menjadi kepala suku Berk semakin banyak setelah naga-naga yang ada menjadi sasaran dari perompak kejam. Hiccup pun berencana memindahkan naga-naga itu ke Berk. Dan pada akhirnya Berk pun menjadi sumber kekacauan karena perompak sangat ingin memusnahkan semua naga yang ada.

Adanya Hidden World yang digadang-gadang sebagai salah satu tempat terindah untuk para naga hidup pun membuat Hiccup ingin mencarinya. Hiccup pun harus berupaya sekuat tenaga untuk menghalangi niat jahat Grimmel, seorang pembunuh naga yang terobsesi ingin menangkap Toothless.

How To Train Your Dragon The Hidden World sendiri menghadirkan pengisi suara yang sudah ternama di jagad Hollywood seperti Cate Blanchett yang mengisi suara sebagai Valka, Kit Harington yang membawakan karakter Eret dengan luar biasa, lalu ada America Ferrera sebagai sosok Astrid, tidak ketinggalan ada Jay Baruchel sebagai Hiccup dan last but not least tentunya Jonah Hill sebagai sosok Snotlout yang kocak.

Sementara itu, pertemuan Toothless dengan si naga putih Light Fury kian membuat keduanya bak pasangan muda yang dimabuk cinta, Mereka pun sempat melongok Hidden World yang indah dan menggetarkan di sebuah dasar laut sebelum sebuah tragedi terjadi. Apa kah tragedi itu? Tonton saja kisah penuh emosi dari Snoutlot cs ini di bioskop terdekat! (Wal)

This is STRAPS x Collaboration!

Asal usul STRAPS boleh dibilang tidak terlepas dari Dutemps, sebuah toko yang dikreasikan oleh founder Yanto Chou pada tahun 2011. Saat itu dia sedang bekerja di sebuah perusahaan jam yang sedang berkembang pesat saat ini. Di saat tersebut, founder merasa bahwa para distributor jam mewah di Jakarta atau di Indonesia pada umumnya, tidak peduli akan layanan after sales service dari jam-jam tersebut. Salah satu utamanya adalah seputar tali jam, dimana para distributor tersebut tidak menyediakan ready stock dari tali-tali jam pengganti.

Berbekal adanya peluang bisnis tersebut maka pada tahun 2011, Dutemps pun berdiri di Bengkel Fairground SCBD yang menawarkan tali jam tangan branded, pemutar jam dan trading jam. Seiring waktu, semakin banyak koleksi yang dimiliki Dutemps dan tidak berujung hanya pada original branded saja tetapi juga meliputi semua tali jam berkualitas. Cikal bakal untuk STRAPS kemudian.

Di tahun 2013, akhirnya konsep STRAPS lahir. STRAPS membicarakan tentang kestablilan dan fengshui. Seperti yang pernah dikatakan oleh seorang ahli fengshui, bahwa kita perlu sebuah kestabilan di manapun kita berada, termasuk pada saat kita menggunakan aksesori. Seperti pada saat kita menggunakan jam di tangan kanan atau kiri, maka kita perlu mem-balance atau menstabilkan dengan gelang yang memiliki unsur yang sama di tangan satunya lagi, sehingga terjadi balance.

Awalnya STRAPS dibentuk dengan slogan ‘Design Your Watch’, dimana merupakan semua hal yang dapat mempercantik jam tangan konsumen, tanpa merusaknya, meliputi tali jam, buckle pin, gelang steel ataupun leather. Dan kiprah STRAPS hingga saat ini telah diakui sebagai penyedia tali jam dan leather bracelet terlengkap yang ada di pasar Indonesia, dimana STRAPS menyediakan tali jam berbahan besi, nylonleatherperlonjeans, batik, stingray, phyton hingga crocodile dengan ukuran mulai dari 14mm sampai dengan 28mm. Tak hanya tali jam, STRAPS juga menghadirkan deretan koleksi gelang handmade (buatan tangan manusia) diantaranya Western Horoscope, Chinese Horoscope, Leopard Edition, Skull Edition, HDCI Edition dan banyak lagi.

Yanto Chou selaku Founder dan bertindak sebagai General Manager STRAPS Indonesia merasa gembira dapat menghadirkan STRAPS di pasar aksesoris jam tangan dan gelang Tanah Air. Seperti dikatakannya pada 18 Desember lalu di area Kemang, Jakarta Selatan, “Kami melihat peluang yang masih besar di pasar aksesoris jam tangan dan gelang di Indonesia. Berkembangnya gaya hidup masyarakat modern yang ikut menumbuhkan peluang bisnis di pasar aksesoris jam tangan dimana masyarakat tak lagi sekedar menilai bahwa sebuah jam tangan hanya sebagai alat penunjuk waktu semata tetapi telah menjadi bagian dari gaya hidup yang mencitrakan personal masing-masing pemakainya. Dan aksesoris jam ini pun sedikit banyak dapat menandakan jati diri sang pemilik, yang juga dapat disesuaikan dengan occassion yang berbeda. Dengan kebutuhan tersebut maka saat ini, masyarakat modern Indonesia pun tak hanya memiliki 1 buah jam tangan saja, tetapi bahkan hingga beberapa buah yang model atau desainnya disesuaikan dengan kebutuhan. Melihat adanya perkembangan gaya hidup masyarakat modern itulah, maka kami optimis STRAPS dapat menjadi pilihan chic untuk segala kebutuhan aksesoris jam dan gelang konsumen Tanah Air”.

Di STRAPS sendiri dapat dilakukan berbagai macam personalisasi baik secara major maupun minor. Untuk major seperti kerjasama dengan Harley Davidson dengan dibuat koleksi tersendiri didesin dari scratch, ataupun minor yang dapat dilakukan kapan saja, seperti ukuran gelang yang bisa dipersonalisasi, benang tali jam yang dikarenakan jahitan tangan dapat dipersonalisasi sesuai warna kesukaan, pemendekan tali jam tangan, gelang tangan dengan warna personalisasi, ataupun yang terbaru dapat menyematkan nama ataupun inisial di gelang dengan mesin laser engraving yang dimiliki oleh STRAPS.  STRAPS berkomitmen untuk terus mengembangkan diri dengan metode-metode personalisasi yang terbaru.

Seiring perjalanan waktu, slogan ‘Design Your Watch’ yang diusung sejak awal berdirinya STRAPS, di tahun 2018 ini terjadi perubahan menjadi ‘Respect Your Hand’ dimana STRAPS ingin menyebarkan awareness kepada konsumen Indonesia, bahwa STRAPS hanya menggunakan kualitas bahan terbaik yang ada di pasaran dengan LiFETIME WARRANTY REPAIR. Dengan slogan baru ini maka STRAPS dapat memastikan bahwa STRAPS sangat menghargai tangan yang memakai aksesoris tali jam tangan dan gelang brand STRAPS. Secara tersembunyi, slogan ini juga ditujukan untuk merangkul kaum millenials yang kami percaya akan menduduki ekonomi dunia dimana mengandung  beberapa petuah penting diantaranya pantang menyerah dan hargai apa yang ada, karena anak muda adalah sebuah penggerak dan penggagas Bangsa yang harus tahan banting dan untuk selalu menghargai tangan mereka dengan perbuatan baik.

Dengan diperkenalkannya slogan baru tersebut, maka di tahun 2018 ini, STRAPS juga menjalin kolaborasi baru dengan dua mitra untuk memperlihatkan komitmen dan kontribusi STRAPS berbagi dengan sesama yang sesuai tagline ‘Respect Your Hand’, yaitu:

  1. Ciayo Corp: dengan menyematkan desain gelang STRAPS di salah satu game mereka yaitu CHIPZ yang akan diluncurkan pada tahun 2019 semester 1 mendatang. Melalui kolaborasi ini, pihak STRAPS juga ingin menyasar komunitas Ciayo Comic yang merupakan wadah berkumpul para generasi milenial saat ini
  2. wecare.idSTRAPS ingin juga mengerakkan gelang persahabatan untuk dapat membantu sesama, maka STRAPS pun menyumbangkan sebagian hasil penjualan STRAPS dengan memberikan support melalui program SEHATI dari wecare.iddimana STRAPS akan memberikan sebuah gelang sebagai bentuk token of appeciation bagi para penyumbang program SEHATI dari wecare.id

Seputar kolaborasi dengan  dua mitra bisnis Caiyo Corp dan wecare.id ini Yanto Chou pun memaparkan, “Kami bangga dan antusias dapat berkolaborasi dengan mitra bisnis, baik yang telah lama bekerjasama yaitu HDCI maupun yang baru saja bekerjasama yaitu Ciayo Corp dan wecare.id.  Dengan kolaborasi ini kami ingin menunjukkan banyak sisi positif STRAPS yang tak hanya merupakan produk tali jam dan gelang yang memiliki kualitas premium dengan koleksi yang paling lengkap, namun kami pun memiliki komitmen dan kontribusi untuk berbagi kepada sesama. Sehingga bisnis kami pun menjadi balance, tak melulu hanya urusan komersial saja tetapi juga berbuat sesuatu bagi lingkungan”.

Sebagai informasi, saat ini store STRAPS telah hadir di beberapa kota di Indonesia seperti Jakarta, Surabaya, Bali, Medan, Makassar, hingga di negara tetangga yaitu Vietnam dan Malaysia. Ke depannya, STRAPS juga telah memiliki strategi bisnis untuk bekerjasama dengan pengrajin lokal di Indonesia sehingga dapat membuka lapangan pekerjaan yang tak langsung turut mengurangi penggangguran di Indonesia. Selain itu juga terus membantu menyumbang ke badan amal lainnya yang menjadi salah satu komitmen untuk berkontribusi nyata kepada lingkungan sekitarnya. (Wal)

Elliot The Littlest Reindeer: Semangat Natal Sang Kuda Poni

Menjelang Natal dan Tahun Baru 2019 sebuah film animasi baru produksi Awesometown Entertainment akan segera menyambangi bioskop-bioskop Indonesia. Judulnya cukup panjang, Elliot The Littlest Reindeer. Ceritanya masih tentang persahabatan antar hewan. Kali ini mengambil setting di sebuah ranch dekat Kutub Utara yang ketika musim dingin datang, keseluruhan wilayahnya akan tertutup salju tebal.
Diarahkan dan ditulis skripnya oleh Jennifer Westcott, film dengan durasi 88 menit ini termasuk salah satu animasi dari rumah produksi independen Negeri Belanda. Bintang yang mengisi suara juga mixed antara bintang Hollywood kenamaan atau pun bintang berbakat lainnya. Nama-nama yang turut mengisi antara lain ada Morena Baccarin (sebagai Corkie, sang kambing betina) dan si kuda poni pemberontak nan liar si Elliot dialihsuarakan oleh aktor muda Josh Hutcherson.
Ceritanya tentang sosok kuda muda yang postur tubuhnya kecil namun punya cita-cita tinggi ingin menjadi “pengerek” iringan kereta Santa saat Natal bersama dengan rusa-rusa yang selama ini telah masuk tim ekslusif. Keinginan kuat Elliot itu didukung juga oleh Corkie, kambing betina yang selama ini selalu menyemangati dirinya untuk bisa masuk tim Santa. Pekerjaan Elliot sendiri sehari-harinya adalah menggiring kambing-kambing di ranch milik Walter.
Kehidupan di ranch itu semakin dramatis saat Olga, seorang Rusia misterius datang untuk memborong isi ranch, terutama kambing-kambing yang menjadi teman Corkie. Apakah niat Olga ingin memindahkan ranch itu benar-benar tulus? Situasi ini digambarkan oleh Westcott menjadi sebuah tontonan menyenangkan untuk keluarga menjelang libur akhir tahun kali ini. Meskipun minim dengan efek animasi modern, film ini termasuk punya skrip menarik.
(Wal)

IRSA 2018, Kolaborasi Adira Insurance Dengan 5 Pilar Keselamatan Jalan di Indonesia

Pada

Pada 13 Desember lalu Indonesia Road Safety Awards (IRSA) kembali diselenggarakan di Jakarta. Ajang tahunan yang terus berupaya mengajak seluruh lapisan masyarakat, baik Pemerintah, pihak lembaga swadaya masyarakat, swasta, media, dan berbagai pihak lainnya untuk menerapkan sistem tata kelola keselamatan jalan yang baik di kota dan kabupatennya masing-masing ini memang sudah menjadi agenda tersendiri untuk penggiat otomotif.

Adira Insurance yang punya Corporate Social Responsibility (CSR) dengan kampanye I Wanna Get Home Safely! (IWGHS) merupakan awal mula dari ajang penganugerahaan bertajuk ‘Indonesia Road Safety Award’ (IRSA). Dan tahun ini IRSA telah memasuki tahun penyelenggaraan ke-6 kalinya dengan mengambil tempat di Hotel JW Marriott Jakarta dengan dihadiri oleh Prof. Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro, SE.,M.UP., Ph.D. selaku Menteri Perencanan Pembangunan Nasional/Kepala BAPPENAS, Ir. Budi Karya Sumadi selaku Menteri Perhubungan, Irjen Pol Refdi Andri selaku Kepala Korps Lalu Lintas Republik Indonesia serta para bupati dan walikota finalis IRSA 2018.

Sejak awal penyelenggaraan IRSA merupakan bentuk kolaborasi dan sinergitas dengan 5 Pilar keselamatan jalan di Indonesia yang disesuaikan dengan Rancangan Umum Nasional Keselamatan (RUNK) Jalan, diantaranya Kementerian PPN/BAPPENAS, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Kementerian Perhubungan, Korps Lalu Lintas RI dan Kementerian Kesehatan.

Julian Noor, Chief Executive Adira Insurance, mengungkapkan bahwa “IRSA didukung penuh oleh Kementerian Perencanaan dan Pembangunan Nasional/BAPPENAS sebagai kordinator 5 pilar keselamatan jalan. Ini kedua kalinya hasil riset IRSA dijadikan laporan yang disampaikan oleh Kementerian PPN/BAPPENAS di kancah internasional dalam hal penerapan tata kelola keselamatan jalan. Kami selaku pihak swasta sangat mengucapkan terima kasih khususnya kepada Kementerian PPN/BAPPENAS sudah mempercayakan kami. Tentu saja ucapan terima kasih untuk Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Kementerian Perhubungan, Korps Lalu Lintas RI dan Kementerian Kesehatan serta para penggiat raod safety lainnya. Harapannya kolaborasi yang terjalin ini dapat mendorong pelaksanaan penerapan program keselamatan jalan yang baik dan menurunkan tingkat kecelakaan di Indonesia.”

Di tahun 2018, tercatat sebanyak 137 kota dan kabupaten  ikut serta dalam IRSA 2018. Dari 137 peserta, terpilih 23 kota dan kabupaten finalis IRSA 2018. 23 finalis terpilih, berdasarkan data-data keselamatan jalan seperti jumlah penduduk, luas wilayah, jumlah kecelakaan, jumlah fatalitas kecelakaan, dan data pendukung lainnya melalui tahap shortlisting. Telah dilakukan tahap observasi lapangan dan survei kepuasan pengguna jalan terhadap 23 finalis IRSA 2018, yang bertujuan untuk mengeksplorasi dan mengukur kualitas penerapan tata kelola keselamatan jalan di 23 kota dan kabupaten tersebut.

Setelah survei dan observasi dilakukan, selanjutnya adalah penjurian dan sharing session. Yang membedakan dengan tahun sebelumnya, penjurian dan sharing session diadakan di Kota Surabaya pada Oktober lalu. Adapun juri IRSA 2018 terdiri dari perwakilan kementerian lima pilar keselamatan jalan dan para pakar keselamatan jalan lainnya. Saat penjurian finalis melakukan pemaparan mengenai berbagai permasalahan, program kerja, inovasi dan evaluai kebijakan dalam penerapan program keselamatan jalan. Penilaian IRSA mengacu pada lima pilar keselamatan jalan yang seperti yang tertuang pad Rancangan Umum Nasional Keselamatan Jalan (RUNK) yakni manajemen keselamatan jalan, jalan yang berkeselamatan, kendaraan yang berkeselamatan, perilaku pengguna jalan yang berkeselamatan dan penanganan pra dan pasca kecelakaan.

Pengembangan pada penyelenggaraan IRSA terus kami lakukan khususnya pada metodologi riset IRSA. Tahun ini kami menambahkan salah satu atribut penilaian IRSA, yakni penerapan konsep smart city pada sistem keselamatan jalan (Smart City for Road Safety). Di era digital ini penting bagi kota dan kabupaten dalam menangani masalah lalu lintas termasuk kecelakaan dengan mengacu pada konsep smart city yaitu pelayanan serba prima yang cepat, tepat, akurat, transparan, akuntabel, informatif, dan mudah diakses. Tidak hanya dijadikan sebagai salah satu atribut penilaian IRSA, Smart City for Road Safety dijadikan tema penganugerahan IRSA 2018.

Julian Noor, menjelaskan, “Dengan mengangkat tema smart city for road safety, kami melihat bahwa konsep ini wajib diterapkan di kota dan kabupaten untuk memudahkan masyarakat mendapatkan layanan dalam bidang keselamatan jalan yang cepat dan akurat. Salah satu kota di Indonesia yang telah menerapkan smart city dalam bidang keselamatan jalan adalah Kota Surabaya, yang pada IRSA 2018 meraih penghargaan The Most Inspiring City in Road Safety.”

“Kami berharap pesan dan semangat IRSA terus menular hingga seluruh wilayah di Indonesia. Sehingga pemenang IRSA dapat menjadi inspirasidan role model bagi pemerintah kota dan kabupaten di seluruh Indonesia untuk dapat mengembangkan program-program keselamatan jalan dan tata kelola keselamatan jalan dengan lebih baik lagi,” tutup Julian Noor. (Wal)

Five Fest Baywalk Mall Pluit

Pada 30 Nopember 2018 lalu dalam rangka menyemarakkan perayaan ulang tahunnya yang kelima, Baywalk MallPluit yang dikenal juga sebagai salah satu ikon shopping mall dengan konsep view pemandangan laut, menggelar serangkaian helat menarik bertema Five Fest ‘Youth, Dynamics and Ready to Change’.

Acara yang mengambil tempat di Main Atrium, lantai dasar itu tercatat sebagai momen pertama kali di Indonesia yang mengkolaborasikan fashion show dengan fashion dance. Ada karya busana dari desainer Danjyo Hiyouji yang turut ditampilkan. Sedangkan fashion dance sendiri dibawakan oleh Gemilang Emas Dancer.

Tidak hanya itu saja, pengunjung Baywalk Mall – Pluit juga masih dimanjakan dengan beragam kegiatan seru yang layak untuk dikunjungi sepanjang akhir pekan itu seperti mengunjungi G-Shock Exhibition yang merupakan ajang pameran tunggal dari brand jam tangan ternama nan legendaris, Casio G-Shock.

Ada juga Market Place yang mewadahi beberapa entrepreneur muda untuk memperkenalkan bisnisnya; Art Workshop yangmenampilkan karya seni unik; Special Talkshow tentang sneakers dan menghadirkan narasumber sneakers expert hingga lelang sepatu Sneakers yang dilukis khusus secara handmade oleh seniman lukis Popo Mangun dan Ariel Victor dari Senimart. Hasil lelang sendiri akan disumbangkan ke korban bencana gempa Palu.

Kejutan pun tak berhenti dihadirkan oleh Five Fest Baywalk Mall – Pluit seperti adanya artist performance Ibukota yang tampil setiap harinya seperti Marion Jola (30 November 2018), Jazz & 2 Lampu Neon (1 Desember 2018) dan RAN (2 Desember 2018).

Last but not least, dalam acara ini juga menghadirkan Sneakers Museum yang menggambarkan pengaruh Jepang terhadap perkembangan industri sneakers. Dimulai dari tahun 1970an dimana ASICS, brand asal Jepang yang pertama kali memproduksi running shoes berhasil menjadi asal muasal produsen sneakers terbesar di dunia saat ini, yaitu Nike.

Ellen Hidayat, selaku CEO/Chief Executive Officer Baywalk Mall Pluit menjelaskan, “Di usianya yang ke-5, Baywalk Mall – Pluit ingin memberikan sebuah pagelaran yang berbeda kepada pengunjung setia kami. Selama lima tahun, Baywalk Mall – Pluit telah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat modern Jakarta khususnya di wilayah Jakarta Utara dan Jakarta pada umumnya dan kami terus berupaya menghadirkan program-program yang inovatif bagi pengunjung setia kami sesuai dengan konsep shopping mall ini yaitu Leisure, Entertainment, Shoppingdan Dining”, tuturnya.

Sebagai informasi, Baywalk Mall – Pluit yang mengusung tagline ’Enjoy True Leisure’ lokasinya ada di depan Waterfront Jakarta dan merupakan Ikon Pusat Wisata Belanja dengan view laut. Setidaknya ada lebih dari 200 merek terkemuka dan  Internasional di tempat ini.

“Kami berharap beragam kegiatan yang kami hadirkan khusus untuk pengunjung setia Baywalk Mall – Pluit dalam perayaan Five Fest ini, nantinya dapat meninggalkan kesan yang mendalam dan semakin membuat keberadaan mall ini dekat di hati”, terang Ellen Hidayat.

Pilihan Baru Traveler Urban

Pada 27 November 2018 lalu wilayah Tangerang yang juga termasuk dalam provinsi Banten meresmikan untuk pertama kalinya sebuah hotel bintang lima. Nama hotel itu adalah JHL Solitaire Gading Serpong.

Hotel ini sendiri merupakan bagian dari D Varee Collection Hotel Management yang punya konsep ikonik, megah dan spektakuler.  Desain dan arsitektur seninya berpadu dengan kesempurnaan dan tentunya penuh sentuhan glamor.

Lokasinya yang berada tepat di jantung kota Serpong dan juga dikelilingi oleh berbagai fasilitas publik dan pusat konvensi terbesar di Indonesia, Indonesia Convention Center (ICE), pusat perlengkapan rumah tangga terbesar dari Swedia, IKEA, pusat perbelanjaan dari Jepang seperti AEON, dan lainnya menjadikan hotel ini adalah sebuah pilihan menarik untuk kaum urban Jabodetabek atau luar Jabodetabek yang ingin menghabiskan akhir pekannya di area Tangerang.

Selain lokasinya yang cukup strategis dan terjangkau dari Bandara International Soekarno-Hatta karena hanya berjarak tempuh sekitar 40 menit melalui akses tol Serpong dan JORR,  JHL Solitaire Gading Serpong juga punya 141 kamar yang terbagi dalam jenis Premier dan Suite. Keduanya dilengkapi dengan luxury amenities dan fasilitas yang menjamin kenyamanan para tamu yang menginap. Adapun pilihan unggulan lainnya di tempat ini adalah Suite Chairman yang punya ruang tamu, kamar tidur dan kamar mandi  luas dengan dekorasi terbaik dan perabotan lux.

Jerry Hermawan Lo selaku Komisaris JHL Solitaire Gading Serpong di sela-sela pembukaan sempat mengatakan bahwa kehadiran hotel ini bukan hanya untuk menjawab kebutuhan traveler semata tapi juga business traveler yang butuh tempat untuk MICE alias Meeting, Incentive, Convention, Expo. 

“Bisa juga jadi alternatif tempat wedding eksklusif bagi masyarakat wilayah Tangerang, Banten dan sekitarnya. Harapannya agar dapat turut mengangkat wajah provinsi Banten semakin cantik sekaligus menggerakkan roda perekonomian daerah”, tukas Jerry.

Selain kamar dan fasilitas lainnya, hotel ini juga memiliki pilihan restoran dan bar yang menawarkan pengalaman kuliner dengan konsep tema yang spesifik dan mengesankan, seperti Mangan All Day Dining RestaurantURO Japanese Dining & Sake BarRoyal 8 Chinese Restaurant & Dim Sums, Empress China Bar, Al Gusto Italian DiningCastro Lounge & Cigar Bar, dan juga Anni Fleurist Et Café.

Tidak hanya itu saja, JHL Solitaire Gading Serpong juga punya kolam renang dengan konsep outdoor yang menawarkan suasana yang menyegarkan. Ada juga The Workout bagi tamu yang aktif berolahraga dan LE Mere Glam Et Beaute Lounge yang menyediakan berbagai macam perawatan kecantikan yang dilayani oleh para ahli yang berpengalaman. Last but not least, tersedia juga Acqua Spa Wellness yang menyediakan pengalaman spa mewah pertama dengan memberikan pengalaman pijat terapetik dengan suasana relaks dan tenang. Jangan lewatkan juga wahana untuk anak-anak dengan konsep spa yang bertujuan untuk mengedukasi anak-anak tentang kebugaran sejak dini di Acquaree Kids Spa Journey.

Sebuah lokasi pelarian yang menarik tentunya untuk kaum urban ibukota yang haus dengan atraksi dan juga kemewahan. (Wal)